Syarat Sahnya Shalat (Bagian 2)

April 29, 2016

“Kunci shalat itu bersuci. Yang mengharamkan adalah takbir dan yang menghalalkannya adalah salam.”   V. Syarat kelima adalah menghilangkan najis dari tiga tempat, yaitu: badan, pakaian, dan tempat shalat. Mengenai penghilangan najis dari badan, banyak hadits-hadits tentang istinja’ (bersuci dengan air), istijmar (bersuci dengan benda-benda padat seperti batu dan lain sebagainya), dan mencuci air madzi yang menunjukkan keharusan bersuci dari najis, karena istinja’, istijmar dan mencuci air madzi dari badan…

Read More >>

Syarat Sahnya Shalat (Bagian 1)

April 29, 2016

Asy-syarth secara etimologis, berarti tanda. Makna tersebut seperti yang terkandung dalam firman Allah Ta’ala: “Maka tidaklah yang mereka tunggu-tunggu melainkan hari Kiamat (yaitu) kedatangannya kepada mereka dengan tiba-tiba, karena sesungguhnya telah datang tanda-tandanya…” (QS. Muhammad: 18) Secara terminologis , syarat berarti sesuatu yang karena ketiadaannya mengharuskan ketiadaan (yang lain) dan tidak mesti karena keberadaannya mengharuskan keberadaan dan ketiadaan (yang lain) sendirinya seperti : tanpa wudhu shalat tidak sah, karena wudhu’…

Read More >>

Tata Cara Sholat (Bagian 1)

April 26, 2016

Ditulis oleh : Ustadz Azhar Khalid Seff, MA 1. Membuat pembatas tempat shalat, jika dalam posisi sebagai imam atau shalat sendirian. Hal itu didasarkan pada hadits Saburah bin Ma’bad al-Juhani رضي الله عنه, dia berkata: “Rasulullah صلى الله عليه وسلم bersabda: ((لِيَسْتَتِر أَحَدُكُمْ فيِ الصَّلاَةِ وَلَوْ بِسَهْمٍ *.)) ‘Hendaklah salah seorang di antara kalian membuat pembatas dalam shalat meski hanya dengan anak panah.’”   Juga hadits Abu Dzarr رضي الله…

Read More >>