e-Book Gratis “Jauhilah Kesyirikan” – Ustadz Abulmundzir Jafar Salih

November 2, 2017

Islam muncul dianggap asing, dan akan kembali asing sebagaimana kemunculannya dan beruntunglah orang-orang yang dianggap asing.” Begitulah sabda baginda Rasulullah Shallalahu ‘Alaihi Wasallam semenjak kurang lebih 14 abad yang lampau ketika Nabi mengajak bangsa Arab kepada kalimat tauhid “Laa ilaaha Illallah”. Namun, mereka menolak dan mengatakan, “Apakah dia menjadikan sesembahan-sesembahan itu hanya satu sesembahan saja. Sesungguhnya ini benar-benar perkara yang ajaib!” (QS Shaad: 5). Inilah keterasingan itu, keterasingan tauhid. Orang yang memahaminya, mengamalkan kandungannya, dan tidak terjatuh dalam pembatalnya, telah menjadi asing dan…

Read More >>

Faidah Ringkas dari Kitab Qowa’idul Arba (Bagian 3)

August 23, 2016

Syaikh Muhammad bin Abdul Wahhab berkata, Kaedah ketiga: Bahwasanya Nabi Shallallahu ‘alaihi wa Sallam muncul (diutus) kepada kaum yang peribadatan mereka beraneka ragam. Di antara mereka ada yang beribadah kepada malaikat, ada juga yang beribadah kepada para Nabi dan orang shalih, dan ada juga yang beribadah kepada pepohonan dan bebatuan, dan di antara mereka ada juga yang beribadah kepada matahari dan bulan. Akan tetapi Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa Sallam memerangi…

Read More >>

Faidah Ringkas dari Kitab Qowa’idul Arba (Bagian 2)

August 19, 2016

Syaikh Muhammad bin Abdul Wahhab berkata, Kaedah Kedua: Mereka berkata: “Kami tidak berdo’a kepada mereka (orang-orang shalih yang telah meninggal) dan mengharap kepada mereka kecuali agar kami bisa dekat dengan Allah dan agar mereka bisa memberikan syafa’at kepada kami.” Dalil (bahwa tujuan mereka) untuk mendekatkan diri ialah firman Allah Ta’ala, “Dan orang-orang yang mengambil pelindung selain Allah (berkata): “Kami tidak menyembah mereka melainkan supaya mereka mendekatkan Kami kepada Allah dengan…

Read More >>

Faidah Ringkas dari Kitab Qowa’idul Arba (Bagian 1)

August 18, 2016

gambar: www.mpilampung.org Syaikh Muhammad bin Abdul Wahhab berkata, “Kaedah Pertama: Hendaknya kamu mengetahui, bahwasanya orang-orang kafir yang diperangi oleh Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa Sallam mengakui bahwa Allah adalah Pencipta dan Pengatur (alam semesta). Dan (hendaknya kamu juga mengetahui) bahwasanya keyakinan mereka tersebut tidak dapat memasukkan mereka ke dalam Islam. Dalilnya adalah firman Allah Ta’ala, “Katakanlah: “Siapakah yang memberi rezeki kepadamu dari langit dan bumi, atau siapakah yang kuasa (menciptakan) pendengaran…

Read More >>

Intisari Tauhid (6) : Hidayah dan Keamanan Bagi Mereka yang Memurnikan Tauhidnya

May 14, 2016

Allah Ta’ala berfirman: الَّذِينَ آمَنُوا وَلَمْ يَلْبِسُوا إِيمَانَهُمْ بِظُلْمٍ أُولَئِكَ لَهُمُ الْأَمْنُ وَهُمْ مُهْتَدُونَ “Orang-orang yang beriman dan tidak mencampurkan keimanan mereka dengan kezhaliman (syirik), mereka itulah orang-orang yang mendapat rasa aman dan merekalah orang-orang yang mendapat petunjuk.” [Al-An’âm: 82] Allah Subhânahu mengabarkan bahwa orang-orang yang ikhlas dalam beribadah hanya kepada Allah semata dan tidak menodai tauhidnya dengan kesyirikan, merekalah orang-orang yang mendapatkan keamanan dari rasa takut dan hal-hal yang…

Read More >>

Ruwahan – Tradisi Kirim Doa di Bulan Ruwah

May 13, 2016

  Saat ini kita berada di bulan Sya’ban atau orang jawa menyebutnya dengan bulan Ruwah. Pada bulan ini ada tradisi yang diuri-uri kelestariaannya sampai sekarang dan masih dijalankan terutama di daerah pinggiran atau pedesaan. Orang mengenalnya sebagai tradisi Ruwahan atau Arwahan yaitu tradisi yang berkaitan dengan pengiriman arwah orang-orang yang telah meninggal dengan cara dido’akan bersama dengan mengundang tetangga kanan kiri yang pulangnya mereka diberi ”berkat” sebagai simbul rasa terima…

Read More >>

Intisari tauhid [6] Hidayah dan Keamanan bagi Mereka yang Memurnikan Tauhidnya

May 5, 2016

  Allah Ta’ala berfirman: الَّذِينَ آمَنُوا وَلَمْ يَلْبِسُوا إِيمَانَهُمْ بِظُلْمٍ أُولَئِكَ لَهُمُ الْأَمْنُ وَهُمْ مُهْتَدُونَ “Orang-orang yang beriman dan tidak mencampurkan keimanan mereka dengan kezhaliman (syirik), mereka itulah orang-orang yang mendapat rasa aman dan merekalah orang-orang yang mendapat petunjuk.” [Al-An’âm: 82] Allah Subhânahu mengabarkan bahwa orang-orang yang ikhlas dalam beribadah hanya kepada Allah semata dan tidak menodai tauhidnya dengan kesyirikan, merekalah orang-orang yang mendapatkan keamanan dari rasa takut dan hal-hal…

Read More >>

Intisari Tauhid (4) : Perintah Bertauhid dan Larangan Berbuat Kesyirikan

April 19, 2016

Allah Ta’ala berfirman: وَقَوْلُهُ: وَاعْبُدُوا اللَّهَ وَلَا تُشْرِكُوا بِهِ شَيْئًا Firman-Nya, “Dan beribadahlah kalian kepada Allah, dan janganlah menyekutukan-Nya sedikit pun” [An-Nisâ`: 36] Allah Subhânahu wa Ta’ala memerintahkan hamba-hamba-Nya untuk beribadah kepada-Nya semata, tiada sekutu bagi-Nya, dan melarang mereka dari kesyirikan. Allah tidak mengkhususkan (dalam perintah beribadah hanya kepada-Nya) pada salah satu jenis ibadah, baik doa, shalat, maupun (ibadah) lain, supaya perintah tersebut dapat mencakup semua jenis ibadah. Allah juga…

Read More >>

Intisari Tauhid (1): Hikmah Penciptaan Jin dan Manusia

March 26, 2016

Allah Ta’ala berfirman: وَمَا خَلَقْتُ الْجِنَّ وَالإنْسَ إِلا لِيَعْبُدُونِ “Dan tidaklah Aku menciptakan jin dan manusia, kecuali agar mereka beribadah kepada-Ku.” [Adz-Dzariyat: 56] Allah Ta’âlâ mengabarkan bahwa Allah tidaklah menciptakan jin dan manusia, kecuali agar mereka beribadah kepada-Nya. Maka ayat ini adalah penjelasan tentang hikmah penciptaan manusia dan jin. Allah tidak menginginkan apapun dari mereka sebagaimana keinginan seorang tuan dari budaknya, berupa bantuan rezeki dan makanan. Yang Allah inginkan justru…

Read More >>

Intisari Tauhid: Hikmah Penciptaan Jin dan Manusia

March 23, 2016

  Allah Ta’ala berfirman: وَمَا خَلَقْتُ الْجِنَّ وَالإنْسَ إِلا لِيَعْبُدُونِ “Dan tidaklah Aku menciptakan jin dan manusia, kecuali agar mereka beribadah kepada-Ku.” [Adz-Dzariyat: 56] Allah Ta’âlâ mengabarkan bahwa Allah tidaklah menciptakan jin dan manusia, kecuali agar mereka beribadah kepada-Nya. Maka ayat ini adalah penjelasan tentang hikmah penciptaan manusia dan jin. Allah tidak menginginkan apapun dari mereka sebagaimana keinginan seorang tuan dari budaknya, berupa bantuan rezeki dan makanan. Yang Allah inginkan…

Read More >>