Tauhid Adalah yang Utama

Nasihat Syaikh Shalih Fauzan al-Fauzan hafizhahullah Untuk Para Da’i
Bagaimana kita bisa menyelamatkan masyarakat dari riba dari zina dan dari maksiat. Namun kita meninggalkan mengajarkan cabang-cabang tauhid dan cabang-cabang syirik!? Tidak menyelamatkan masyarakat darinya (syirik) dan tidak mengajarkan tauhid! Akhir-akhir ini banyak sekali yang berkata seperti ini. Mereka berkata

“Jangan mempermasalahkan akidah! Jika engkau membahas akidah, mereka akan kabur darimu. Tapi harusnya dirimu memperbaiki akhlak saja, ajak mereka memperbaiki akhlak, untuk shalat, untuk berpuasa, menjauhi riba, menjauhi zina. Namun untuk akidah jangan terlalu dipermasalahkan..”

Sekarang banyak sekali yang berkata seperti ini dan mereka mengatasnamakan dakwah! Sangat disayangkan.

Bukan seperti ini. Pokok inti dakwah adalah tauhid, dan bahaya terbesar adalah syirik. Amar ma’ruf mengajak kepada kebaikan paling utama adalah mengajak kepada tauhid, dan kemungkaran paling besar adalah kesyirikan. Kita harus menyelamatkan masyarakat darinya.

Mulailah dakwah darinya! Mulailah darinya sebagaimana para Rasul memulai dengan tauhid dan akidah, baru setelah itu ajak untuk meninggalkan semua kemungkaran yang lain dan mengajak kepada semua ketaatan yang lain. Adapun selama dakwah kosong dari akidah, maka apa gunanya bagi mereka!? Meski mereka meninggalkan zina dan khomr (bir), dan meninggalkan riba, ini tidak akan bermanfaat sedikitpun bagi mereka di sisi Allah Azza Wa Jalla.

Adapun jika tauhid sudah kokoh, maka bisa jadi Allah hapuskan dosa riba dari dirinya, dan dosa zina, dan dosa-dosa besar selain syirik. Sedangkan syirik, maka Allah Azza Wa Jalla tidak akan menghapuskannya.

“Sesungguhnya Allah tidak mengampuni dosa mempersekutukan (sesuatu) dengan Dia, dan Dia mengampuni dosa yang selain syirik bagi siapa yang dikehendaki-Nya..” [4:116].

Maka bagaimana kita bisa bermudah-mudahan dalam hal akidah!? Membiarkan manusia tersesat dalam hal ini.

Siapakah yang melakukan ini kecuali Da’i yang sesat dan menyesatkan!? Kita berlindung kepada Allah dari hal itu..

Ini bukanlah jalan para Rasul, jalan para Rasul adalah mereka memulai dengan tauhid. Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam berkata kepada Mu’adz

“Hendaknya hal paling pertama yang engkau dakwahkan kepada mereka adalah untuk bersaksi bahwa tidak ada tuhan yang berhak untuk disembah kecuali Allah dan bahwa Muhammad adalah utusan Allah. Maka apabila mereka mentaatimu untuk melakukan itu, beritahu kepada mereka bahwa Allah mewajibkan shalat..”

Shalat, yaitu kewajiban paling utama setelah tauhid, belum diperintahkan sampai setelah kokohnya tauhid! Karena apabila mereka shalat siang hingga malam sedangkan mereka masih melakukan kesyirikan maka Allah tidak akan menerima shalatnya!

Posted by Dedi Fadilah ibnu Zubair

WAG Sahabat Bilal bin Rabah (Akhwat) WAG Sahabat Masjid at-Tauhid (Ikhwan) Daftar : 0878 7400 3722 Join telegram channel @sahabatibnuzubair

Website: http://www.attauhid.net

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *