Manakah Waktu Sholat Subuh yang Benar?

Tanya:

Assalamualaikum, ustad, ana mau nanya mengenai polemik di masyarakat bahwa waktu subuh di Indonesia lebih cepat sekitar 20 menit,Bagaimanakah sikap kami para jamaah menghadapai situasi ini?

Syukron wa jazaakallahu khoyron.

Jawab:

Alaikumussalam,

Masalah ini sudah dibahas para ulama kita sejak 30 tahun lalu dan sudah juga dimuat di majalah dakwah, demikian kesimpulannya ;

1. Para ulama sepakat bahwa masuknya waktu shalat Subuh adalah terbitnya fajar.

2. Para ulama berbeda pendapat tentang penentuan terbitnya fajar, ada yang berpendapat harus sempurna terbitnya dengan syarat cahayanya memenuhi jalanan dan terlihat oleh semua orang, sedangkan jumhur ulama berpendapat bahwa terbitnya fajar jika terlihat warna putih seperti benang tipis pertanda terbitnya awal fajar sebelum adanya cahaya merah, tetapi tidak semua orang dapat melihatnya karena Allah Subhanahu wa Ta’ala menyerupakannya dengan benang putih yang tipis dan samara.

3. Semakin banyaknya bangunan tinggi di daerah-daerah dan kota-kota, ditambah banyaknya penerangan buatan dan berbagai macam alat transportasi modern, serta banyaknya pabrik-pabrik dengan asap-asapnya yang menjulang, sangat mempengaruhi tingkat kesulitan melihat awal terbitnya fajar shodiq yang tipis seperti benang putih, oleh karena itu, jika menjelang Subuh, sering kita melihat langit sangat gelap, lalu tiba-tiba berganti merah dan tidak terlihat lagi warna putih pertanda awal fajar sebelumnya, dan jika kita mengabadikannya dengan kamera, biasanya yang tertangkap adalah fajar yang berwarna merah, bukan awal fajar yang berwarna putih seperti benang tipis, atau mungkin tertangkap warna putih oleh kamera tetapi tidak tipis seperti benang, ini semua menunjukkan bahwa awal fajar sudah terbit beberapa waktu yang lalu sebelum kamera menangkap gambar yersebut.

4. Penggunaan jadwal untuk menentukan jadwal waktu shalat disepakati oleh para ulama kebolehannya.

5. Jika seseorang melihat suatu perkara yang diurus oleh pemimpin/pemerintah ada kesalahan, maka wajib baginya menyampaikan kebenaran kepada pemimpin dan menasihatinya dengan bijak, karena agama adalah nasihat.

6. Dengan demikian tidak ada yang perlu diragukan tentang penggunaan jadwal-jadwal waktu shalat, jika jadwal tersebut resmi dan tidak terbukti salah, terlebih lagi bagi orang yang tidak melihat fajar shodiq secara langsung.

Wallahu A’lam

Posted by Redaksi Attauhid

ATTAUHID.NET adalah media informasi dan dakwah Masjid At-Tauhid yang beralamat di Rt. 01 Rw. 05 Pajeleran, Sukahati, Cibinong

Website: http://www.attauhid.net

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *