Sebab-sebab Untuk Kokoh Diatas Agama

takut-pada-allah

Pertanyaan :
Wahai syaikh yang mulia… Sungguh semakin banyak fitnah di zaman ini. Maka apa saja sebab-sebab terpenting untuk kokoh di atas agama Allah ‘Azza wa Jalla ?

Jawaban :
Sebab-sebab terpenting untuk bisa kokoh di atas agama-Nya adalah:

  • beriman kepada Allah ‘Azza wa Jalla,
  • ridha dengan-Nya, dan
  • menegakkan ketaatan kepada-Nya semaksimal kemampuan.

Diriwayatkan dari Nabi shallahu-alaihi-wasallam, bahwa beliau bersabda :

“Apabila engkau melihat kekikiran ditaati, hawa nafsu diikuti, dunia lebih didahulukan, dan setiap orang yang memiliki pendapat berbangga dengan pendapatnya ; maka wajib bagimu mengurus dirimu sendiri, dan tinggalkanlah urusan keumuman orang.”

Namun sifat ini tidak bisa diterapkan kepada keadaan kita sekarang, Alhamdulillah.

  1. (“kekikiran ditaati”) berlomba-lombanya manusia mencintai dan mengejar harta.
  2. (“Dunia lebih didahulukan”) begitu juga ini pun ada. Karena mayoritas manusia mendahulukan dunia di atas akhirat,
  3. (“hawa nafsu yang diikuti”) begitu juga ini ada. Sampai-sampai dijelaskan ‘ulama, ‘engkau mendapati sebagian ‘ulama tidak ada yang dia inginkan selain membela pendapatnya dan hawa nafsunya’. Tanpa melihat apakah pendapat tersebut benar ataukah salah.
  4. (“Setiap orang yang memiliki pendapat berbangga dengan pendapatnya”) ini juga merupakan musibah, bahwa seseorang apabila berpendapat dengan sebuah pendapat, padahal dia bukan seorang yang ‘alim (berilmu), dia berpendapat dengan sebuah pendapat pada perkara-perkara dunia misalnya, kemudian dia berbangga dengannya, tidak mau mengalah kepada orag lain, walaupun jelas baginya bahwa itu benar.
    Maka ketika demikian, wajibmu atasmu untuk mengurus dirimu sendiri.

Wajib bagi seseorang kembali kepada Allah ‘Azza wa Jalla sesuai apa yang datang di dalam Al-qur’an dan as-Sunnah, dan sesuai apa yang ditempuh para Salafush Shalih.

Hendaklah dia bertakwalah kepada Allah semaksimal kemampuannya, dengan menjalankan amar ma’ruf nahi mungkar, serta berdakwah kepada Allah di atas ilmu.

Dsarikan dari kitab Liqaa’ al-Bab al-Maftuh 196

Posted by Dedi Fadilah ibnu Zubair

WAG Sahabat Bilal bin Rabah (Akhwat) WAG Sahabat Masjid at-Tauhid (Ikhwan) Daftar : 0878 7400 3722 Join telegram channel @sahabatibnuzubair

Website: http://www.attauhid.net

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *