Fidyah Bagi Orang yang Meninggal di Bulan Puasa

mayat (800x419)

Soal :
Bismillah…
Assalamu ‘alaikum. Afwan ada titipan pertanyaan.

Jika ada seorang yang sudah tua dan sudah pikun (sekitar berumur 91 tahun) sakit keras dan ia tidak mampu lagi berpuasa, ketika di hari ke 3 bulan Ramadhan ia meninggal dunia…

Apakah ada kewajiban untuk bayar fidyah bagi si mayit ini selama 30 hari (sebulan ramadhan) atau hanya 3 hari saja ketika ia masih hidup…?
Jazakallahu khoiron
Atas jawabannya ana ucapkan jazakallahu khairan…

 

Jawab :
Alaikumussalam,

Yang bayar fidyah itu orang tua yg renta yg tidak bisa berpuasa namun jika pikun dan sudah lupa ingatan maka tidak ada kewajiban puasa dan tidak perlu bayar fidyah

Nabi shallallahu ’alaihi wa sallam bersabda,

رُفِعَ الْقَلَمُ عَنْ ثَلَاثَةٍ : عَنْ النَّائِمِ حَتَّى يَسْتَيْقِظَ ، وَعَنْ الصَّبِيِّ حَتَّى يَحْتَلِمَ ، وَعَنْ الْمَجْنُونِ حَتَّى يَعْقِلَ

“Pena diangkat (kewajiban gugur) dari tiga (orang); Orang yang tidur hingga bangun, anak kecil hingga bermimpi (baligh) dan orang gila hingga berakal (sembuh)”. (HR. Abu Daud no. 4403, Tirmidzi no. 1423, An Nasa’i no. 3432, Ibnu Majah no. 2041. Abu Daud berkata: Diriwayatkan oleh Ibnu Juraij dari Qasim bin Yazid dari Ali radhiallahu’anhu dari Nabi sallallahu ’alaihi wa sallam ada tambahan di dalamnya, yaitu  وَالْخَرِفِ  (pikun). Hadits ini dishahihkan oleh Syaikh Al Albani dalam shahih Abu Daud)

Syaikh Muhammad bin Shalih Al ‘Utsaimin rahimahullah berkata, “Orang tua yang sudah sampai pada kondisi tidak tahu apa yang ia ucapkan, maka dia tidak berkewajiban menjalankan puasa dan tidak diharuskan menunaikan fidyah karena sudah teranggap tidak berakal”. (Liqa’ Al Bab Al Maftuh, kaset no. 4)

Wallahu a’lam

Dijawab oleh Ustadz Dedi Fadilah

Posted by Redaksi Attauhid

ATTAUHID.NET adalah media informasi dan dakwah Masjid At-Tauhid yang beralamat di Rt. 01 Rw. 05 Pajeleran, Sukahati, Cibinong

Website: http://www.attauhid.net

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *