Ucapan Ash sholaatu Khoirun Minannaum

Pertanyaan:

Ustadz, ana masih bingung sebetulnya ucapan ash sholaatu khoirun minannaum itu letaknya di adzan sebelum shubuh atau di adzan setelah masuk waktu shubuh?

Jawab:
Terdapat perselisihan ulama di zaman ini tentang letak lafadz tersebut.

Syaikh Al Albani rahimahullah berpendapat bahwa ucapan tersebut letaknya di adzan sebelum shubuh. Dalilnya:

Hadits ibnu Umar: Di adzan pertama setelah hayya alal falah adalah ucapan asholaatu khoirun minannaum 2x. HR Al Baihaqi.
Juga berdalil dengan hadits Abu Mahdzuroh:
إذا أذنت بالأول من الصبح فقل: الصلاة خير من النوم ، الصلاة خير من النوم ” أخرجه أبو داود
Apabila kamu adzan awal dari shubuh, ucapkanlah: Ash sholatu khoirun minannaum.. Ash sholaatu khoirun minannaum. HR Abu Dawud.

Sementara jumhur ulama berpendapat bahwa lafadz tersebut diucapkan di adzan shubuh.

Alasan mereka adalah:
1. Bahwa terdapat hadits hadits yang sharih yang menunjukkan bahwa lafadz tersebut diucapkan di adzan shalat shubuh.

Diantaranya hadits Abu Mahdzuroh:

فإن كان صلاة الصبح قلت : الصلاة خير من النوم , الصلاة خير من النوم .
Apabila adzan sholat shubuh ucapkan: Ash sholatu khoirun minannaum 2x. HR Abu Dawud.

Diantaranya juga hadits Anas:
من السنة إذا قال المؤذن في أذان الفجر : حي على الفلاح قال : الصلاة خير من النوم ، الصلاة خير من النوم ( مرتين ) .
Termasuk sunnah adalah muadzin mengucapkan di adzan fajar: hayya alal falah, lalu ia ucapkan ash sholatu khaoirun minannaum. HR Ad Daroquthni dengan sanad yang shahih.
Hadits hadits ini menunjukkan dengan sharih bahwa ucapan tersebut terletak di adzan sholat shubuh. Adapun adzan sebelum shubuh tidak disebut adzan shubuh.

2. Bahwa yang di maksud hadits ibnu Umar dan Abu Mahdzuroh: Di adzan awal, maksudnya adzan awal setelah masuk shubuh.

Demikian dalam lafadz hadits Abu Mahdzuroh:

الصلاة خير من النوم الصلاة خير من النوم في الأولى من الصبح
Ash Sholaatu khoirun minannaum 2x di awal dari shubuh.
Terdapat dalil yang menunjukkan bahwa di zaman Nabi shallallahu alaihi wasallam, adzan sholat shubuh disebut dengan ADZAN AWAL. yaitu hadits Aisyah:
كان رسول الله صلى الله عليه و سلم إذا سكت المؤذن بالأولى من صلاة الفجر ، قام فركع ركعتين خفيفتين قبل صلاة الفجر (الصبح) ثم اضطجع على شقه الأيمن حتى يأتيه المؤذن للإقامة”
Rasulullah, apabila muadzin telah diam dari adzan awal sholat fajar, beliau sholat dua rokaat yang ringan sebelum sholat shubuh. Kemudian beliau berbaring di atas rusuk kanan sampai muadzin datang kepadanya untuk iqomah. HR Bukhari.
Sementara dalam riwayat Ad Darimi dengan lafadz:
Apabila muadzin diam dari adzan awal, beliau sholat dua rokaat yang ringan. Ini menunjukkan bahwa para shahabat memutlakkan kata adzan awal untuk ADZAN SHOLAT SHUBUH.

3. Dalam shahih Bukhari disebutkan: bahwa Utsman menambahkan adzan ketiga di sholat jumat.

Yang di maksud adzan ketiga adalah adzan sebelum masuk waktu jumat. Ini menunjukkan bahwa mereka tidak menyebut adzan sebelum masuk waktu sebagai adzan awal, tapi adzan ketiga.

Inilah pendapat yang kuat in syaa Allah.

Diambil dari Al-Fawaid
(Asuhan Ust Badrusalam,Lc  حفظه الله تعالى )


WAG Sahabat Bilal bin Rabah (Akhwat)
WAG Sahabat Masjid at-Tauhid (Ikhwan)
Daftar : 0878 7400 3722
Join telegram channel @sahabatibnuzubair
http://www.attauhid.net

Posted by Dedi Fadilah ibnu Zubair

WAG Sahabat Bilal bin Rabah (Akhwat) WAG Sahabat Masjid at-Tauhid (Ikhwan) Daftar : 0878 7400 3722 Join telegram channel @sahabatibnuzubair

Website: http://www.attauhid.net

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *